tanya jawab TUPO

Tanya Jawab dan Strategi Seputar Tupo, perhatikan dengan
cermat & perlahan saja anda pahami ya! :

TUPO = Tutup Point = Belanja Bulanan
TUPO tidak wajib, tapi jika anda menginginkan bonus yang BERLIPAT
GANDA maka anda perlu TUPO & menduplikasikan ke tim anda.

TUPO dalam bisnis ABE sangat unik, berjenjang sesuai peringkat
sehingga tidak memberatkan member + ada TUPO OTOMATISnya!
TUPO dilakukan tiap tgl 1-5 AWAL BULAN.

Jika lewat dari tanggal 5 maka tidak dapat bonus pasangan dll di
minggu depannya.

Jika TUPO susulan anggaplah tanggal 6, maka bonus minggu depan akan
diperhitungkan minggu berikutnya (bulan yg sama), jadi anda bisa
TUPO susulan untuk dapatkan bonus di minggu berikutnya di bulan
yang sama.

TUPO menggunakan satuan BV, setiap produk punya satuan BV.
BV = sebagai penghitung bonus (bukan penentu harga produk)
1 BV = Rp.1000,-

1.Bagaimana agar tupo ini dapat serasa GRATIS?

Tingkatkan penghasilan Anda dari BONUS mingguan dengan cara
mengembangkan jaringan yang pemasar dan konsumen yang besar dan
produktif. Maka bonus Anda akan disisihkan (ditabungkan) dan dapat
digunakan untuk Tupo Otomatis, sehingga Anda tak perlu keluarkan
uang dari kantong Anda lagi (serasa GRATIS).

2.TANPA TUPO apakah masih bisa dapat BONUS?

YES, bisa!. Tanpa tupo Anda tetap dapat memperoleh bonus FAST
START (bonus sponsor), serta juga PLAN C (Fast Reward) seperti
motor dan mobil (sudah banyak yang dapat). Nah, sebenarnya semuanya
BERMULA dari Fast Start ini.

Jika bonus Fast Start Anda bagus, artinya Anda banyak rekrut maka
selain dapat bonus sponsor maka tentunya jaringan Anda berkembang.
Jangan lupa untuk mengupayakan agar member yang Anda rekrut juga
dapat mengembangkan jaringannya seperti Anda (duplikasi), minta
mereka rajin login dan baca training di ABENETWORK.com ini. Jika
duplikasi berjalan bagus maka jaringan yang kecil sekalipun
(misalnya 2 kaki) dapat tumbuh melesat CEPAT.

Semakin cepat anda melakukan hal ini maka semakin cepat pula bonus
mingguan Anda naik, lalu tupo pun kemudian menjadi serasa GRATIS
seperti saya tulis diatas tadi.

3. Bagaimana agar selalu tupo dan selalu UNTUNG walaupun belum ada
omset jaringan?

Cara ini akan jatuh ke tangan Anda yang RAJIN berjualan.
Jadi misalnya Anda ambil paket FORHIM 450BV (6 box Foredi) seharga
950rb itu (anda bisa beli paket FORHIM untuk TUPO tapi tidak dapat
kode RG/BC), maka kalau dihitung per box harganya 950.000/6 atau
sekitar Rp.158.000 lalu Anda jual dengan harga konsumen Rp.200.000
maka Anda untung Rp.42.000 setiap box-nya, atau totalnya:
Rp.252.000. Sudah untung eceran, terpenuhi juga syarat untuk
mendapatkan SEMUA bonus yang disediakan.

Kalau Anda rajin berjualandan untung, maka mudah bagi Anda
untuk mengajak orang jadi member seperti Anda, sebab orang
lebih mudah untuk ikut orang yang untung. Right?

Seandainya Anda tak berjualan sekalipun, Anda tentu saja dapat
menggunakan beragam produk ABE yang berkualitas sesuai yang Anda
butuhkan, dengan harga khusus (harga member). Namun saya yakin,
sebagai pebisnis maka seharusnya kita mampu menjual katakanlah 6box
Foredi selama sebulan kan? Tak sedikit teman-teman member saya yang
jualan 6box bahkan lebih (puluhan box) setiap hari.

4. Bagaimana agar tupo ini rasanya ENAK (bukan beban) dan
tidak bikin rugi?

Oh, jangan tupo karena "dipaksa" upline, sponsor, leader, dsb ok
:) Tetapi lakukanlah tupo atas keinginan Anda sendiri dan hanya
karena Anda merasa UNTUNG. Di luar sana banyak orang ngga mau
bahkan sampai merasa KAPOK (trauma) gabung MLM karena takut
"dipaksa" belanja oleh uplinenya. Saya pribadi tidak akan pernah
"memaksa" Anda TuPo.

Pertama, kalau Anda memang serius berbisnis maka banyak sekali
sumber penghasilan (mulai jualan eceran sampai bonus dari
perusahaan kalo di bisnis ABE ini), dan untuk itu memang harus ada
OMSET, Ya kan?. Nah, misalnya Anda memang berjualan atau konsumsi
sendiri, maka silahkan beli denga suka rela, walaupun tidak disuruh
tupo. Kan Anda tetap untung. Dibisnis konvensional apapun kan Anda
perlu "kulakan" (bahasa jawa) untuk jualan lagi, betul ya?

Kedua, misalnya memang produk ditangan Anda masih ada dan Anda
belum berencana untuk beli lagi, namun dilain sisi agar bonus
keluar maka anda isyarat untuk tupo, maka Anda bisa melakukan
itung-itungan!. Contohnya gini: Perkiraan Anda bonus akan keluar
1jt, sedangkan tupo 300rb. Anda akan tupo atau tidak ya? Pastinya
tupo kan? Jelas untung kok walaupun produk dibagi-bagikan gratis
pada orang-orang dekat sekalipun, anda tetap dapat selisihnya
700rb. Betul?

Bagaimana kalau sebaliknya, misalnya perkiraan Anda bonus akan
keluar 300rb sedangkan tupo perlu 1jt? Oh kalau seperti ini sih tidak perlu TUPO, harus pandai hitung hitungan.!!

Tiada ulasan:

Catat Ulasan